Thursday, March 22, 2007

Air untuk Anak Cucu

Oleh : Bekti Prawidyarini , SH
Gempol, Jakarta.


Semua orang tahu pentingnya air. Air sumber kehidupan. Untuk manusia, untuk tanaman, untuk hewan-hewan, untuk semua makhluk hidup dialam semesta ini. Peliharalah air untuk kehidupan, karenanya peliharalah lingkungan dengan memelihara tanaman, sungai, selokan serta buanglah sampah pada tempatnya.

Peliharalah air untuk kehidupan, dengan menggunakan seluruh sumberdaya yang ada secara seperlunya. Gunakan listrik seperlunya, gunakan minyak tanah seperlunya, gunakan gas seperlunya, gunakan mobil seperlunya dan makanlah secukupnya sebagaimana Rasullulah Nabi Muhammad mencontohkan “berhentilah makan sebelum kenyang”.
Gunakanlah air seperlunya untuk mandi, mencuci, menyikat gigi, memasak, mencuci mobil dan jangan hamburkan selagi masih ada. Peliharalah air untuk kehidupan, dengan tidak menebang pohon-pohon secara sembarangan.
Wahai pengusaha hutan, tolong dengarkan hati nurani, tolong tanami kembali hutan yang ditebang, tolong pikirkan air untuk anak cucu. Peliharalah air untuk kehidupan, dengan tidak menggali air tanah sesuka hati. Wahai pengusaha perumahan, tolong dengarkan hati nurani, tolong buat serapan air agar air tidak terbuang, tolong pikirkan air untuk anak cucu. Peliharalah air untuk kehidupan, dengan tidak membuat sampah plastik kian menggunung. Wahai pengusaha plastik, tolong dengarkan hati nurani, tolong cari pengganti plastik agar mudah di urai kembali oleh tanah, tolong pikirkan air untuk anak cucu.

Peliharalah air untuk kehidupan, dengan membayangkan saat dimana air menjadi barang langka yang lebih mahal dari emas permata, dimana orang rela berkorban nyawa demi segalon air, saat dimana tanah tandus menjadi pemandangan biasa, saat dimana manusia tampak lebih cepat berkerut karena kekurangan air, saat dimana penderita sakit ginjal meningkat karena kurang minum, saat dimana baju tidak lagi dicuci karena tidak ada air, saat dimana anak-anak lahir membawa kelainan karena kekurangan air.

Wahai Presiden tolong cegah semua itu agar tidak terjadi. Tolong peliharalah air. Tolong pikirkan air untuk anak cucu. Mulai hari ini mari tanam janji dalam hati untuk memberikan air untuk anak cucu.

No comments: